Saturday, 31 January 2015

SETETES EMBUN SEGAR BAGI KEHIDUPAN SEBUAH RENUNGAN AKHIR PEKAN


๐ŸŒบSatu pohon dapat membuat jutaan batang korek api, tapi
satu batang korek api juga dapat membakar jutaan pohon.
Jadi, satu pikiran negatif dapat membakar semua pikiran
positif.

๐ŸŒบKorek api mempunyai kepala, tetapi tidak mempunyai otak,
oleh karena itu setiap kali ada gesekan kecil, sang korek
api langsung terbakar.
Kita mempunyai kepala, dan juga otak, jadi kita tidak perlu
terbakar amarah hanya karena gesekan kecil.
Jadilah kita orang yg bertaqwa yg pandai menahan amarahnya
Qs.Ali imron :134.

๐ŸŒบKetika burung hidup, ia makan semut. Ketika burung mati,
semut makan burung.
Waktu terus berputar sepanjang zaman. Siklus kehidupan
terus berlanjut.
Jangan merendahkan siapapun dalam hidup, bukan karena
siapa mereka, tetapi karena siapa diri kita.
Kita mungkin berkuasa tapi ada yg  lebih berkuasa
daripada kita.
AL-AZIZ Dia lah yg MAHA PERKASA.

๐ŸŒบWaktu kita sedang jaya, kita merasa banyak teman di
sekeliling kita. Waktu kita jatuh, kita baru tahu siapa
sesungguhnya teman kita.

๐ŸŒบWaktu kita sakit, kita juga baru tahu bahwa sehat itu
sangat penting, jauh melebihi HARTA.

๐ŸŒบKetika kita tua, kita baru tahu kalau masih banyak yang
belum dikerjakan, dan setelah di ambang ajal, kita baru
tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia-sia.
Janganlah sampai kita menyesal seperti penyesalan yg Allah ungkapkan
"Ya Rob....tunda kematian ini sebentar saja aku mau shodaqoh dulu.....
Aku mau jadi orang sholeh dulu" Qs almunafiqun :ayat 10

Hidup tidaklah lama, sudah saatnya kita bersama-sama
membuat HIDUP LEBIH BERHARGA, saling menghargai,
saling membantu dan memberi, juga saling mendukung.
Jadilah teman perjalanan hidup yg tanpa pamrih dan
syarat.
 
Mumin itu satu sama lainnya akan saling membantu dan mendukung
Qs at Taubah :71
ูˆ ุงู„ู…ุคู…ู†ูˆู† ูˆุงู„ู…ุคู…ู†ุงุช ุจุนุถู‡ู… ุงูˆู„ูŠุขุก ุจุนุถ     
Bersungguh sungguhlah beramal karna Allah berfirman
ูˆุงู† ู„ูŠุณ ู„ู„ุง ู†ุณุงู† ุงู„ุง ู…ุง ุณุนู‰
Dan bahwasanya seorang manusia tidak akan memperoleh kecuali apa
yang telah diusahakannya." Qs.An-najm ayat 39.

Believe in "Cause and Effect"
Apa yang ditabur, itulah yang akan kita tuai.
Ditulis oleh mas gunawan p 
Dg sedikit tambahan dari kami.
  ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ


#Copasan BroadCast Grup WA Halaqah Muthmainah

The Power of Natural Wave Energy Sincronization.

Assalamu'alaikum wrwb

The Power of Natural Wave Energy Sincronization...
Dari sebelah :KHAZANAH
 
๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ

Saudaraku...
Inilah Rahasia Mengapa Shalat Harus di Awal Waktu
Ternyata anjuran tersebut ada hikmahnya.
Menurut para ahli, setiap perpindahan waktu sholat, bersamaan dengan terjadinya perubahan tenaga alam dan dirasakan melalui perubahan warna alam.
Kondisi tersebut dapat berpengaruh pada kesehatan, psikologis dan lainnya.
Berikut ini kaitan antara shalat di awal waktu dengan warna alam.

๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ
 
Waktu Subuh
Pada waktu subuh, alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersesuaian dengan frekuensi tiroid (kelenjar gondok).
Dalam ilmu Fisiologi (Ilmu biologi yang mempelajari berlangsungnya sistem kehidupan) tiroid mempunyai pengaruh terhadap sistem metabolisma tubuh manusia.
Warna biru muda juga mempunyai rahasia tersendiri berkaitan dengan rejeki dan cara berkomunikasi.
Mereka yang masih tertidur nyenyak pada waktu Subuh akan menghadapi masalah rejeki dan komunikasi.
Mengapa? Karena tiroid tidak dapat menyerap tenaga biru muda di alam ketika roh dan jasad masih tertidur.
Pada saat azan subuh berkumandang, tenaga alam ini berada pada tingkatan optimal.
Tenaga inilah yang kemudian diserap oleh tubuh kita terutama pada waktu ruku dan sujud.

๐ŸŒž๐ŸŒž๐ŸŒž๐ŸŒž๐ŸŒž
 
Waktu  Zuhur
Alam berubah menguning dan ini berpengaruh kepada perut dan sistem pencernaan manusia secara keseluruhan. Warna ini juga punya pengaruh terhadap hati.
Warna kuning ini mempunyai rahasia berkaitan dengan keceriaan seseorang.
Mereka yang selalu ketinggalan atau melewatkan sholat Zuhur berulang kali akan menghadapi masalah dalam sistem pencernaan serta berkurang keceriaannya.

๐ŸŒ๐ŸŒ๐ŸŒ๐ŸŒ๐ŸŒ
 
Waktu Ashar
Alam berubah lagi warnanya menjadi oranye. Hal ini berpengaruh cukup signifikan terhadap organ tubuh yaitu prostat, rahim, ovarium/ indung telur dan testis yang merupakan sistem reproduksi secara keseluruhan.
Warna oranye di alam juga mempengaruhi kreativitas seseorang.
Orang yang sering ketinggalan waktu Ashar akan menurun daya kreativitasnya.
Di samping itu organ-organ reproduksi ini juga akan kehilangan tenaga positif dari warna alam tersebut.

๐ŸŒ—๐ŸŒ—๐ŸŒ—๐ŸŒ—๐ŸŒ—
 
Waktu Maghrib
Warna alam kembali berubah menjadi merah.
Sering pada waktu ini kita mendengar banyak nasehat orang tua agar tidak berada di luar rumah.
Nasehat tersebut ada benarnya karena pada saat Maghrib tiba, spektrum warna alam selaras dengan frekuensi jin dan iblis.
Pada waktu ini jin dan iblis amat bertenaga karena mereka ikut bergetar dengan warna alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan sebaiknya berhenti sejenak dan mengerjakan sholat Maghrib terlebih dahulu.
Hal ini lebih baik dan lebih selamat karena pada waktu ini banyak gangguan atau terjadi tumpang-tindih dua atau lebih gelombang yang berfrekuensi sama atau hampir sama dan bisa menimbulkan fatamorgana yang bisa mengganggu penglihatan kita.

๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐ŸŒ™๐ŸŒ™
 
Waktu   Isya
Pada waktu ini, warna alam berubah menjadi nila dan selanjutnya menjadi gelap.
Waktu Isya mempunyai rahasia ketenteraman dan kedamaian yang frekuensinya sesuai dengan sistem kontrol otak.
Mereka yang sering ketinggalan waktu Isya akan sering merasa gelisah.
Untuk itulah ketika alam mulai diselimuti kegelapan, kita dianjurkan untuk mengistirahatkan tubuh ini.
Dengan tidur pada waktu Isya, keadaan jiwa kita berada pada gelombang Delta dengan frekuensi dibawah 4 Hertz dan seluruh sistem tubuh memasuki waktu rehat.

Selepas tengah malam, alam mulai bersinar kembali dengan warna-warna putih, merah jambu dan ungu.
Perubahan warna ini selaras dengan kelenjar pineal (badan pineal atau “mata ketiga”, sebuah kelenjar endokrin pada otak) kelenjar pituitary, thalamus (struktur simetris garis tengah dalam otak yang fungsinya mencakup sensasi menyampaikan, rasa khusus dan sinyal motor ke korteks serebral, bersama dengan pengaturan kesadaran, tidur dan kewaspadaan) dan hypothalamus (bagian otak yang terdiri dari sejumlah nucleus dengan berbagai fungsi yang sangat peka terhadap steroid, glukokortikoid, glukosa dan s [truncated by WhatsApp]


#Copasan BroadCast dari Grup WA Halaqah Muthmainah

CARDIOPULMONARY RESUSCITATION ( CPR ) UNTUK DIRI SENDIRI (jika kita sendirian)


Apa yang harus kita lakukan jika terkena serangan jantung saat kita hanya
seorang diri? 

Dua orang staf Johnson City Medical Center menemukan metode
ini dan mereka menelitinya secara mendalam di Unit Gawat Darurat rumah
sakit kami, serta menulis artikel mengenai hal tersebut. Tulisan mereka
telah diterbitkan, dan bahkan temuan ini mereka masukkan dalam pelatihan
CPR dan ACLS. Metode yang disebut 'Cough CPR' ('CPR lewat Batuk') ini
terbukti dapat dan berhasil dilakukan, dan seorang ahli penyakit jantung mengakuinya.

Bayangkan bahwa Anda sedang dalam perjalanan pulang ke rumah (seorang
diri, tentu saja). Saat itu pukul 6.15 sore. Anda betul-betul penat,
jengkel dan frustasi setelah seharian bekerja berat. Tiba-tiba dada Anda
terasa amat sakit, dan rasa sakitnya kemudian menjalar ke lengan dan
terasa sampai ke bagian rahang. Rumah sakit terdekat dari rumah jaraknya hanya lima mil.
Sayangnya, Anda tidak tahu apakah Anda bisa melanjutkan perjalanan sejauh itu. Apa yang harus Anda lakukan? Anda sudah pernah berlatih melakukan  resusitasi jantung (CPR), tetapi sayangnya sang pelatih tidak mengajarkan cara melakukannya pada diri Anda sendiri.

AGAR SELAMAT DARI SERANGAN JANTUNG SAAT TIDAK ADA ORANG DI SEKITAR KITA

Orang yang terkena serangan jantung pada umumnya sedang sendirian saat
serangan tersebut datang, dan kami kira metode dalam artikel ini bisa
diterapkan. Jika tidak segera mendapatkan pertolongan, orang yang
jantungnya berdetak tidak beraturan dan mulai tidak kehilangan kesadaran
hanya mempunyai waktu 10 detik sebelum tidak sadarkan diri.

Tetapi, mereka bisa menolong diri sendiri dengan batuk berulang-ulang dan
dengan sekuat tenaga. Sebelumnya, mereka harus menarik napas
dalam-dalam,dan batuk yang dikeluarkan pun harus sekeras dan sepanjang
mungkin, seperti kalau kita akan membuang dahak yang menyumbat di dada
kita.  Menarik napas dalam lalu batuk sekuatnya ini harus diulang terus-menerus
tanpa henti setiap 2 detik sampai bantuan tiba atau sampai detak jantung terasa normal kembali. Dengan menarik napas dalam-dalam, oksigen akan masuk ke dalam paru-paru,
sedangkan gerakan dada akibat batuk akan menekan jantung dan membuat darah
tetap bersirkulasi. Tekanan pada jantung juga akan membuat organ tersebut
kembali berdenyut dengan normal. 

Dengan demikian korban serangan jantung
bisa sampai ke rumah sakit untuk memperoleh perawatan medis.

Ceritakan metode ini kepada sebanyak mungkin orang; dengan demikian nyawa
mereka bisa terselamatkan!

Dikutip dari laporan berkala Health Cares,
Rochester General Hospital, No. 240 "AND THE BEAT GOES ON..." (cetakan
ulang dari terbitan The Mended Hearts, Inc.: Heart Response).


#Copas Grup WA Halaqah Muthmainah

Nafsu Tersembunyi

Beberapa pakar sejarah Islam meriwayatkan sebuah kisah menarik. Kisah Ahmad bin Miskin, seorang ulama abad ke-3 Hijriah dari kota Basrah, Irak.

••••••••••••••••••••••••●●●●

Menuturkan lembaran episode hidupnya, Ahmad bin Miskin bercerita:
Aku pernah diuji dengan kemiskinan pada tahun 219 Hijriyah. Saat itu, aku sama sekali tidak memiliki apapun, sementara aku harus menafkahi seorang istri dan seorang anak. Lilitan hebat rasa lapar terbiasa mengiringi hari-hari kami.

 Maka aku berazam untuk menjual rumah dan pindah ke tempat lain. Akupun berjalan jalan mencari orang yang bersedia membeli rumahku.

Bertemulah aku dengan sahabatku Abu Nashr dan kuceritakan kondisiku. Lantas, dia malah memberiku 2 lembar roti isi manisan dan berkata: "berikan makanan ini kepada keluargamu."

Di tengah perjalanan pulang, aku berpapasan dengan seorang wanita fakir bersama anaknya. Tatapannya jatuh di kedua lembar rotiku. Dengan memelas dia memohon:

"Tuanku, anak yatim ini belum makan, tak kuasa terlalu lama menahan siksa lapar. Tolong beri dia sesuatu yang bisa dia makan. Semoga Allah merahmati Tuan."

Sementara itu, si anak menatapku polos dengan tatapan yang takkan kulupakan sepanjang hayat. Tatapan matanya menghanyutkan akalku dalam khayalan ukhrowi, seolah-olah surga turun ke bumi, menawarkan dirinya kepada siapapun yang ingin meminangnya, dengan mahar mengenyangkan anak yatim miskin dan ibunya ini.

Tanpa ragu sedetik pun, kuserahkan semua yang ada ditanganku. "Ambillah, beri dia makan", kataku pada si ibu.

Demi Allah, padahal waktu itu tak sepeser dinar atau dirham kumiliki. Sementara di rumah, keluargaku sangat membutuhkan makanan itu.

Spontan, si ibu tak kuasa membendung air mata dan sikecil pun tersenyum indah bak purnama.


Kutinggalkan mereka berdua dan kulanjutkan langkah gontaiku, sementara beban hidup terus bergelayutan dipikiranku. 

Sejenak, kusandarkan tubuh ini di sebuah dinding, sambil terus memikirkan rencanaku menjual rumah. 

Dalam posisi seperti itu, tiba tiba Abu Nashr terbang kegirangan mendatangiku. 

"Hei, Abu Muhammad! Kenapa kau duduk duduk di sini sementara limpahan harta sedang memenuhi rumahmu?", tanyanya.

"Subhanallah....!", jawabku kaget. "Dari mana datangnya?"

"Tadi ada pria datang dari Khurasan. Dia bertanya tanya tentang ayahmu atau siapapun yang punya hubungan kerabat dengannya. Dia membawa berduyun-duyun angkutan barang penuh berisi harta", ujarnya.

"Terus?", tanyaku keheranan.
"Dia itu dahulu saudagar kaya di Bashroh ini. Kawan ayahmu. Dulu ayahmu pernah menitipkan kepadanya harta yang telah ia kumpulkan selama 30 tahun. Lantas dia rugi besar dan bangkrut. Semua hartanya musnah, termasuk harta ayahmu.

Lalu dia lari meninggalkan kota ini menuju Khurasan. Di sana, kondisi ekonominya berangsur-angsur membaik. Bisnisnya melajit sukses. Kesulitan hidupnya perlahan lahan pergi, berganti dengan limpahan kekayaan. 

Lantas dia kembali ke kota ini, ingin meminta maaf dan memohon keikhlasan ayahmu atau keluarganya atas kesalahannya yang lalu.
Maka sekarang, dia datang membawa seluruh harta hasil keuntungan niaganya yang telah dia kumpulkan selama 30 tahun berbisnis. Dia ingin berikan semuanya kepadamu, berharap ayahmu dan keluarganya berkenan memaafkannya." 

Mengisahkan awal episode baru hidupnya, Ahmad bin Miskin berujar :

"Kalimat puji dan syukur kepada-Nya berdesakan meluncur dari lisanku. Sebagai bentuk syukurku, segera kucari wanita faqir dan anaknya tadi. Aku menyantuni dan menanggung biaya hidup mereka seumur hidup.

 Aku pun terjun di dunia bisnis seraya menyibukkan diri dengan kegiatan sosial, sedekah, santunan dan berbagai bentuk amal salih. Adapun hartaku, dia terus bertambah ruah tanpa berkurang.

Tanpa sadar, aku merasa takjub dengan amal salihku. Aku merasa, telah mengukir lembaran catatan malaikat dengan hiasan amal kebaikan. Ada semacam harapan pasti dalam diri, bahwa namaku mungkin telah tertulis di sisi Allah dalam daftar orang orang shalih.

••••••••••••••••••••••••●●●●

Suatu malam, aku tidur dan bermimpi.
Aku lihat, diriku tengah berhadapan dengan hari kiamat.
Aku juga lihat, manusia bagaikan ombak, bertumpuk dan berbenturan satu sama lain.

Aku juga lihat, badan mereka membesar. Dosa dosa pada hari itu berwujud dan berupa, dan setiap orang memanggul dosa dosa itu masing-masing di punggungnya.

Bahkan aku melihat, ada seorang pendosa yang memanggul di punggungnya beban besar seukuran KOTA (kota tempat tinggal, pent), isinya hanyalah dosa-dosa dan hal hal yang menghinakan.

Kemudian, timbangan amal pun ditegakkan, dan tiba giliranku untuk perhitungan amal.

Seluruh amal burukku ditaruh di salah satu daun timbangan, sedangkan amal baikku di daun timbangan yang lain. Ternyata, amal burukku jauh lebih berat daripada amal baikku.

Tapi ternyata, perhitungan belum selesai. Mereka mulai menaruh satu persatu berbagai jenis amal baik yang pernah kulakukan.

Namun alangkah ruginya, ternyata dibalik semua amal itu terdapat NAFSU TERSEMBUNYI. Nafsu tersembunyi itu adalah riya, ingin dipuji, merasa bangga dengan amal shalih. Semua itu membuat amalku tak berharga. Lebih buruk lagi, ternyata tidak ada satupun amalku yang lepas dari nafsu nafsu itu.

Aku putus asa.
Aku yakin aku akan binasa.
Aku tidak punya alasan lagi untuk selamat dari siksa neraka.

Tiba-tiba, aku mendengar suara, "masihkah orang ini punya amal baik?"

"Masih", jawab seseorang. "Masih tersisa ini."

Aku pun penasaran, amal baik apa gerangan yang masih tersisa?
Aku berusaha melihatnya. Ternyata, itu HANYALAH dua lembar roti isi manisan yang pernah kusedekahkan kepada wanita fakir dan anaknya.

Habis sudah harapanku.
Sekarang aku benar benar yakin akan binasa sejadi jadinya.

Bagaimana mungkin dua lembar roti ini menyelamatkanku, sedangkan dulu aku pernah bersedekah 100 dinar sekali sedekah (100 dinar = +/- 425 gram emas), dan itu tidak berguna sedikit pun. Aku merasa benar benar tertipu habis habisan.

Segera 2 lembar roti itu ditaruh di timbanganku. Tak kusangka, ternyata timbangan kebaikanku bergerak turun sedikit demi sedikit, dan terus bergerak turun sampai sampai lebih berat sedikit dibandingkan timbangan kejelekan.

Tak sampai disitu, tenyata masih ada lagi amal baikku. Yaitu berupa air mata wanita faqir itu yang mengalir saat aku berikan sedekah. Air mata tak terbendung yang mengalir kala terenyuh akan kebaikanku. Aku, yang kala itu lebih mementingkan dia dan anaknya dibanding keluargaku.

Sungguh tak terbayang, saat air mata itu ditaruh, ternyata timbangan baikku semakin turun dan terus turun. Hingga akhirnya aku mendengar seseorang berkata, "Orang ini telah selamat."

••••••••••••••••••••••••●●●●

Adakah terselip dlm hati kita hawa nafsu ingin dilihat hebat oleh org lain pada amal-amal perbuatan kita?

Buang sekarang keinginan itu.. biarkan hanya untuk Allah saja. Karena segala sesuatu yang selain karena-Nya hanya tipuan kosong belaka.

Astaghfirullah....

#Copas dari Broadcast WA tgl 15 Januari 2015

Friday, 30 January 2015

Perjalanan Umrohku

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Alhamdulillah Yaa Rabb, akhirnya saya diberikan kesempatan menjadi tamuMu sekitar 10 bulan yg lalu, tepatnya 1 Mei - 26 Mei 2012. Saya Umroh bersama orangtua, kakak, adik dan kakak ipar saya. Saya memakai travel Al Misbah travel and Tour dengan bimbingan Habib Hamid bin Abdullah Al Kaff.
Sebenarnya saya sudah lupa secara rinci perjalanan umroh saya, tapi saya ingin sekali berbagi disini karena ini adalah pengalaman ibadah umroh saya yang pertama... :). Ingin menulis setelah pulang pun belum sempat (sebenarnya malas buka laptopnya juga sih :p) dan hari ini pun saya menulis ttg perjalanan umroh saya.

Hari Kamis tepatnya tanggal 17 Mei 2012 Jam 13.15  saya terbang 9 jam lgsg tanpa transit dengan menggunakan Saudi Airlines. Sampai di Jeddah sekitar jam 6 sore waktu sana, yang saya ingat ketika pesawat yang saya tumpangin mendarat pas adzan maghrib. Alhamdulillah pas di bandara King Abdul Azis saya beserta rombongan  tidak mendapat hambatan dengan pihak Imigrasi disana. Dan prosesnya pun begitu cepat.

Dari Bandara saya dan romboongan langsung naik Bis menuju Madinah. Ga disangka ternyata perjalanannya sangat jauh sekitar 6 jam.Sampai di Kota Madinah sekitar pukul 2 malam. Setelah Check in di Hotel Al Haram dan merapikan koper ke kamar kita langsung menuju Masjid Nabawi secara kita belum menunaikan sholat maghrib dan isya. Setelah sampai di Nabawi, Subhanallah....terus terang saya sangat kagum dengan Masjid Nabawi, sangat indah, bagus dan nyaman. Orang2 disana juga sangat ramah2, laskar perempuannya pun sangat fasih berbahasa Indonesia. Setelah sholat subuh kita pun pulang menuju hotel.

Setelah jam sarapan kita kembali ke Masjid Nabawi untuk ziarah ke Roudhoh. Subhanallah sangat desak2an hingga kita dibagi berbagai kelompok. Dari Indonesia masuk kelompok Melayu yang digabung dengan orang Malaysia. Di Madinah untuk kaum hawa sangat ketat, kita tidak boleh bawa kamera dan hp, dan di roudhoh pun jam nya sangat dibatasi. Tidak seperti yang laki2, bebas bawa hp, kamera dan ke roudhoh bebas mau kpan saja. Sampai saya ngiri ngeliat kakak dan adik lelaki saya yang bisa foto2 di dalam roudhoh :p.

Besoknya setelah sarapan kita tour bersama rombongan Umroh, ups kepala saya pusing, saya baru ingat, dari jalan saya belum tidur, hanya tidur ayam doang. Terlalu antusias dan semangat saya. Setelah minum obat  Alhamdulillah pulih dan segar kembali.
Perjalanan pertama kita mengunjungin Masjid Quba, Pahalanya sama dengan kita berumroh lho...tapi lagi2 saya ngiri dengan kaum laki2, kaum wanita cuman dikasih sedikit, sedangkan laki2 lenggang. Tapi Allah maha Mengetahui biarpun sempit dan desak2an, kita bs sholat. Perjalanan kedua kita ke Jabal Uhud, Ziarah ke makam para syuhada. Sedih saya mendengar sejarah perang di Jabal Uhud,
Terus saya ke kebun kurma, tapi saya disana tidak beli apa2 karena harganya mahal2, lebih murah beli kurma di sekitar hotel :). Sayang tour kami di Madinah ada yang tidak sempat kami kunjungi yaitu sholat di Masjid Kiblatain dan Percetakan Al Qur'an :(.

Hari Empat, setelah sholat dzuhur, kita siap2 menuju Kota Mekkah. Sedih saya meninggalkan Kota Madinah dan Masjid Nabawi. Dalam hati saya berdoa, semoga saya bisa kembali untuk sholat di Masjid yang paling nyaman di dunia dan bisa kembali ziarah ke maqam Rasul.

bersambung


Perjalanan Umrohku (2)

ู„َุจَّูŠْูƒَ ุงู„ู„َّู‡ُู…َّ ู„َุจَّูŠْูƒَ، ู„َุจَّูŠْูƒَ ู„ุงَ ุดَุฑِูŠْูƒَ ู„َูƒَ ู„َุจَّูŠْูƒَ
 ุฅِู†َّ ุงู„ْุญَู…ْุฏَ ูˆَุงู„ู†ِّุนْู…َุฉَ ู„َูƒَ ูˆَุงู„ْู…ُู„ْูƒَ ู„ุงَ ุดَุฑِูŠْูƒَ ู„َูƒَ

Labbaikallahumma Labbaik
Labbaika Laa Syarikalaka Labbaik
Innalhamda Wan Ni’mata
Laka Wal Mulk
Laa Syarikalak

Aku memenuhi panggilanMu ya Allah aku memenuhi panggilanMu. Aku memenuhi panggilanMu tiada sekutu bagiMu aku memenuhi panggilanMu. Sesungguhnya pujian dan ni’mat adalah milikMu begitu juga kerajaan tiada sekutu bagiMu

Bacaan talbiyah tak henti2nya kami ucapkan setelah kami ambil miqot di Masjid Bir 'Ali, Madinah. Terus terang saya gemetar dan tidak sabar ingin buru2 sampai di Kota Mekkah untuk menunaikan ibadah Umroh. Perjalanannya tidak seperti yang saya bayangkan ternyata cukup jauh juga, saya jadi membayangkan Rasulullah SAW ketika hijrah dari Mekkah ke Madinah. Saya berangkat jam 2 siang dr Madinah sampai di Kota Mekkah sekitar jam 9 malam, pas orang2 bubar sholat Isya dari Masjidil Haram. Sehingga bis yang kami tumpangin tidak boleh memasuki area hotel. Hotel yang kami inap adalah  Hotel Elaf Kindah, jarak dr hotel ke Masjidil Haram tidak jauh.

Setelah Check in, masukin koper ke kamar, makan malam, kami langsung menuju  Masjidil Haram untuk sholat Maghrib, Isya berjamaah, lalu langsung Ibadah Umroh, thawaf, Sa'i, tahalul. Setelah umroh kami tidak langsung pulang, karena sebentar lagi waktu subuh.

Hari ke 5 ibadah bebas, saya isi ibadah bebas saya bersama adik2 dan kakak2 dengan thawaf sunnah, itikaf dan tdk lupa belanja :). Besok harinya hari ke 6 kami tour bersama, seperti ke Jabal Tsur, Jabal Nur, Jabal Rahmah, Mina, Padang Arafah, dll. Sehabis tour kita miqot untuk yang kedua kalinya di Masjid Ji'rona, Mekkah, karena kita akan ibadah umroh yang kedua :). Di bis Habib menanyakan kita niatkan umroh buat siapa, boleh untuk diri kita sendiri lagi boleh juga untuk sanak keluarga kita yg sudah almarhum :).

Hari ke 7, hari bebas beribadah, hari ke ke 8 inilah hari terakhirku di Mekkah, hari dilema, rasa kangen untuk keluarga kecilku semakin banyak tapi disisi lain berat untuk meninggalkan Masjidil Haram dan Kota Mekkah. Setelah sholat dhuha saya bersama adikku thawaf wada'. Nangis saya ketika saya berdoa dengan harapan bisa kembali kesini lagi untuk ibadah haji atau umroh lagi bersama keluarga kecilku yang tercinta.

Perjalanan kami ke Jeddah hanya kurang lebih 1 jam. Sampai di Jeddah kita mampir dulu ke Masjid Terapung dan shopping di Cornieche Street, Balad, Jeddah. Kami di recommended ama muthoyibnya yaitu Ali, ke Toko Sultan Murah, katanya sih itu toko baru buka lagi promosi, harganya miring, dan tokonya juga punya Sultan Arab, hahahaha.

Di Jeddah kami menginap di Wisma Munir, semalam kami menginap disana. Sorenya kami ke Bandara King Abdul Azis, kami take off jam 10 malam. Alhamdulillah sampai di Indonesia jam 11 siang. Itulah perjalanan saya bersama Al Misbah travel and tour beserta rombongan jamaah Umroh Habib Hamid bin Abdullah Al Kaff. Semoga menjadi haji kecil yang mabrur dan doa2 saya disana semoga diijabah Allah SWT, aamiin aamiin aamiin Yaa Rabbal Alamin.