Friday, 12 January 2018

Siroh Nabawiyah Materi 12

๐ŸŒด๐Ÿซ ONE DAY ONE SIROH ๐Ÿซ๐ŸŒด



⭐ MATERI 12 ⭐



๐ŸŒพ *Percaya Takhayul*๐ŸŒพ

 "Oh, tidak ! Burung itu terbang ke kiri! Aku pasti akan tertimpa sial!", umpat seseorang. Orang itu kebetulan melihat seekor burung yang terbang diatas kepalanya berbelok ke arah kiri. Sepanjang hari itu, dia jadi murung karena yakin bahwa dia bernasib sial walaupun belum tahu kesialan macam apa yang akan menimpanya.

Orang orang Arab pada masa jahiliyah amat percaya pada takhayul. Contohnya, mereka percaya jika burung yang mereka lihat terbang ke kiri, nasib sial akan menimpa mereka. Sebaliknya jika burung kebetulan terbang ke kanan, nasib baik akan datang. Kepercayaan semacam ini disebut At Tathayyur


Selain itu, mereka percaya bahwa jika seseorang mati, rohnya akan menjadi burung. Mereka juga percaya bahwa di dalam perut manusia ada ular. Ular inilah yang menggigit di dalam perut sehingga orang merasa lapar.


“Lihat cincin tembagaku ini, ” kata seorang kepada temannya dengan bangga, “Cincin ini adalah pemberian seorang dukun kepadaku. Tidak sia-sia aku memberinya uang banyak agar membuatkan cincin ini. Jangan coba-coba menantangku berkelahi sekarang. Berkat cincin ini, aku merasa jauh lebih kuat!".


Masih banyak kebodohan serupa yang mereka perlihatkan. Mereka juga amat taat menyembah berhala-berhala berbentuk patung. Jika mereka meminta pertolongan kepada berhala, tidak segan-segan mereka mengorbankan binatang ternak dan mengoleskan darahnya di tubuh berhala. Bahkan terkadang mereka sampai hati mengorbankan anak- anaknya sendiri demi mengharap keridhaan berhala.


Selain melakukan kebodohan-kebodohan itu, mereka masih melakukan banyak sekali hal hal yang merusak.

Kita lanjutkan besok ya…

In syaa Allah ๐Ÿ˜Š



๐Ÿ“Catatan tambahan ๐Ÿ“


*Awal Mula Penyembahan Berhala*


Awal mula penyembahan berhala di Mekkah ketika seorang bernama Amr bin Luhay membawa berhala besar bernama Hubal yang dibelinya dari daerah Syam. Di Mekkah, berhala Hubal ditaruh di Ka’bah dan disuruhnya orang orang datang menyembahnya. Menjelang menaklukan Mekkah oleh Nabi Muhammad saw. Ka’bah dipenuhi oleh tiga ratus lima enam puluh berhala yang terbuat dari batu, kayu, perak, bahkan emas.


๐Ÿ”– Kisah ini diambil dari berbagai sumber ๐Ÿ”–

Siroh Nabawiyah Materi 11

๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด ๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด๐ŸŒด
๐ŸŒONE DAY ONE SIROH ๐ŸŒ

๐ŸŒ€  MATERI 11 ๐ŸŒ€

*Nenek Moyang Nabi Muhammad*

Salah seorang nenek moyang Nabi Muhammad bernama Hasyim bin Abdul Manaf. Ia adalah pemuka masyarakat dan orang yang berkecukupan. Masyarakat Mekkah mematuhi dan menghormatinya.

"Wahai penduduk Mekkah, aku membagi perjalanan kalian menurut musim. Jika musim dingin tiba, pergilah berdagang ke Yaman yang hangat. Jika musim panas, giliran kalian pergi ke Syam yang sejuk!", demikian keputusan Hasyim.

Hasyim tambah disayangi penduduk Mekkah karena pada suatu musim kemarau yang mencekam, ia pernah membawa persediaan makanan dari tempat yang jauh. Padahal pada saat itu makanan amat sulit didapat.

Terima kasih wahai Hasyim, engkau menolong kami dengan pemberian makanan ini!", seru penduduk Mekkah .

Dibawah kepemimpinan Hasyim, Mekkah berkembang menjadi pusat perdagangan yang makmur. Pasar-pasar didirikan sebagai tempat berniaga kafilah-kafilah dagang yang datang dan pergi silih berganti, baik pada musim panas maupun musim dingin. Demikian pandainya penduduk Mekkah berdagang, sampai-sampai tidak ada pihak lain yang mampu menyaingi mereka.

Akan tetapi, disamping kemajuan yang besar itu, masyarakat Arab juga mengalami kemunduran luar biasa. Itulah sebabnya mereka dijuluki masyarakat jahiliyah alias masyarakat yang diliputi kebodohan. Itulah juga sebabnya sampai Allah mengutus rasul terakhirNya di tempat ini.


๐Ÿ“Catatan tambahan๐Ÿ“

Beberapa jabatan pemerintahan di Mekkah di antaranya :
Hijabah, pemegang kunci Ka'bah.
Siqayah, penyedia air dan makanan buat peziarah.
Rifadah, mengatur pembagian dana dari orang kaya ke fakir miskin.
Qiyadah, mengatur urusan peperangan.


Kita lanjut besok y.
In syaa Allah...๐Ÿ˜Š

๐Ÿ€Kisah ini diambil dari berbagai sumber buku Siroh Nabawiyah ๐Ÿ€

      ๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒท
๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ

Siroh Nabawiyah Materi 10

๐ŸŒด๐Ÿซ ONE DAY ONE SIROH๐Ÿซ๐ŸŒด


☘ MATERI  10 ☘


ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡

Alhamdulillah Allah masih memberikan nikmat iman dan Islam bagi kita semua.
Masih semangat kan baca ODOS nya?๐Ÿ˜Š
Mari kita lanjutkan kisah tentang  Rasulullah.



*Pemerintahan di Hijaz*

Ismail menjadi pemimpin kota Mekkah dan menangani urusan Ka'bah sepanjang hidupnya.

Sepeninggalan beliau, kedua putra beliau yaitu Nabit dan Qaidar secara bergilir menggantikan posisinya.

Dengan demikian, kepemimpinan atas kota Mekkah jatuh ketangan suku Jurhum dan hal ini terus berada di tangan mereka.

Semua putra nabi Ismail memiliki kedudukan yang terhormat karena jasa ayah mereka dalam membangun Baitullah. Namun demikian, mereka tidak mendapatkan kedudukan apapun dalam pemerintahan.


*Pemerintahan diseluruh negeri Arab*

Setiap kabilah memiliki pemimpin yang di angkat oleh kaumnya. Kabilah ibarat pemerintahan mini yang pilar politiknya adalah kesatuan ras dan kepentingan saling menguntungkan dalam menjaga secara bersama tanah air dan membendung serangan lawan.

Kedudukan pemimpin kabilah tersebut seperti kedudukan para raja. Mereka selalu tunduk kepada pendapat pemimpinnya baik dalam kondisi damai ataupun perang dan tidak ada yang berani menyanggahnya.


In syaa Allah kita lanjut besok y...๐Ÿ™๐Ÿผ

                         
๐ŸŒด Kisah diambil dari Ar Rahiq Al Makhtum ๐ŸŒด

Monday, 8 January 2018

Siroh Nabawiyah Materi 9

๐ŸŒด๐Ÿซ๐ŸŒด๐Ÿซ๐ŸŒด๐Ÿซ๐ŸŒด๐Ÿซ๐ŸŒด๐Ÿซ๐ŸŒด
๐Ÿ€ONE DAY ONE SIROH๐Ÿ€

➡ MATERI 9 ⬅


ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡

Alhamdulillah Allah masih memberikan nikmat iman dan Islam bagi kita semua.
Masih semangat kan baca ODOS nya?๐Ÿ˜Š
Mari kita lanjutkan kisah tentang nenek moyang Rasulullah Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…. 

ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„َู‰ ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَ ุนَู„َู‰ ุขู„ِ ู…ُุญَู…َّุฏ

*Keturunan nabi Ismail*

Ismail menikah dengan putri Madhadhah bin 'Amr, sesepuh dan pemuka kabilah Jurhum, kabilah yang menetap di Mekkah.

Dan dikaruniai 12 anak yang semuanya laki-laki, yaitu Nabit, Qaidar, Adba'il, Mibsyam, Misyma', Duma, Misya, Hidad, Yutma, Yathur, Nafis dan Qaidaman.

Dari mereka inilah kemudian berkembang menjadi 12 kabilah yang semuanya menetap di Mekkah untuk beberapa lama.

Mata pencarian pokok mereka adalah berdagang dari negeri Yaman ke negeri Syam dan Mesir.

Selanjutnya kabilah-kabilah ini menyebar ke berbagai penjuru jazirah Arab dan bahkan sampai keluar jazirah Arab.

Kemudian secara bertahap, kondisi mereka seakan tenggelam dibawa zaman kecuali anak cucu Nabit dan Qaidar.

Anak cucu Nabit mengalami kemajuan yang pesat dibagian utara Hijaz.

Sedangkan anak keturunan Qaidar masih menetap di Mekkah dan dari sini lah  keturunan kakek kedua puluh satu dalam silsilah keturunan Rasulullah berasal.



Kita lanjutkan kisahnya besok ya.....In syaa Allah.

๐Ÿ€Kisah ini diambil dari Ar Rahiq Al Makhtum ๐Ÿ€

Sunday, 7 January 2018

Siroh Nabawiyah Materi 8

๐ŸŒด๐Ÿซ ONE DAY ONE SIROH๐Ÿซ๐ŸŒด


☘ MATERI  8 ☘


ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡

Alhamdulillah Allah masih memberikan nikmat iman dan Islam bagi kita semua.
Masih semangat kan baca ODOS nya?๐Ÿ˜Š
Mari kita lanjutkan kisah tentang  Rasulullah.


*Berkunjung ke Mekkah dan membangun Ka'bah*

Nabi Ibrahim ุนَู„َูŠْู‡ِ ุงู„ุณَู„ุงَู…ُ  menurut beberapa referensi sejarah yang dapat di percaya, tercatat melakukan perjalanan ke Mekkah hanya empat kali.

Pada kunjungan yang keempat kalinya, nabi Ibrahim dan Ismail membangun Ka'bah dan meninggikan pondasinya.

Kemudian nabi Ibrahim mengumumkan kepada manusia agar melakukan ibadah haji sebagaimana yang diperinthkan Allah kepadanya.


Kita lanjutkan besok ya...
In syaa Allah ๐ŸŒธ


                         
๐ŸŒด Kisah diambil dari Ar Rahiq Al Makhtum ๐ŸŒด

Siroh Nabawiyah Materi 7

๐ŸŒด๐Ÿซ๐ŸŒด๐Ÿซ๐ŸŒด๐Ÿซ๐ŸŒด๐Ÿซ๐ŸŒด๐Ÿซ๐ŸŒด
๐Ÿ€ONE DAY ONE SIROH๐Ÿ€

➡ MATERI 7 ⬅


ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡

Alhamdulillah Allah masih memberikan nikmat iman dan Islam bagi kita semua.
Masih semangat kan baca ODOS nya?๐Ÿ˜Š
Mari kita lanjutkan kisah tentang nenek moyang  Rasulullah Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู….

ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„َู‰ ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَ ุนَู„َู‰ ุขู„ِ ู…ُุญَู…َّุฏ

*Di Mekkah*

Nabi Ibrahim membawa keduanya ke Hijaz dan menempatkan mereka berdua di suatu lembah yang gersang dan tandus disisi Baitul Haram.
Dimana saat itu hanyalah tanah tinggi berupa gundukan-gundukan yang bilamana datang air bah, akan mengalir di sisi kanan dan kirinya.

Beliau menempatkan mereka di dalam tenda beserta sekantong kurma dan wadah air. Setelah itu beliau kembali ke Palestina.

Pada saat itu tidak ada seorang pun yang tinggal di Mekkah dan tidak ada pula mata air.

*Air Zam-zam*

Berselang beberapa hari kemudian, bekalpun habis sementara tidak ada air yang mengalir.

Ketika itulah, tiba-tiba mata air zam-zam mengalir atas karunia Allah, sehingga bisa menjadi sumber penghidupan bagi mereka berdua. Dan bagi para kafilah dagang yang singgah disana.

Kita lanjutkan kisahnya besok ya.....In syaa Allah.

๐Ÿ€Ar Rahiq Al Makhtum ๐Ÿ€

Siroh Nabawiyah Materi 6

๐ŸŒด๐Ÿซ๐ŸŒด๐Ÿซ๐ŸŒด๐Ÿซ๐ŸŒด๐Ÿซ๐ŸŒด๐Ÿซ๐ŸŒด
๐Ÿ€ONE DAY ONE SIROH๐Ÿ€

☘ MATERI 6 ☘

ุงู„ุณَّู„ุงَู…ُ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉُ ุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุจَุฑَูƒَุงุชُู‡

Alhamdulillah Allah masih memberikan nikmat iman dan Islam bagi kita semua.
Masih semangat kan baca ODOS nya?๐Ÿ˜Š
Yuk kita lanjutkan kisah tentang kakek moyang  Rasulullah.

ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุตَู„ِّ ุนَู„َู‰ ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَ ุนَู„َู‰ ุขู„ِ ู…ُุญَู…َّุฏ

๐Ÿช *NABI IBRAHIM BERANGKAT KE MEKAH*๐Ÿช

Sahabat fillahku, dengan izin Allah, Bunda Hajar pun mengandung. Tidak lama kemudian, lahirlah bayi kecil yang diberi nama Ismail.

Dengan dada yang dipenuhi kasih sayang dan rasa syukur mendalam atas karunia Allah, Nabi Ibrahim mendekap Ismail erat-erat. Sudah puluhan tahun beliau menantikan seorang anak, kini pada usia senja, anak yang didambakan lahir. Air mata sang Nabi berlinang-linang menahan haru.

"Engkaulah belahan jiwaku, engkaulah penerus dakwahku kelak," bisik Nabi Ibrahim kepada bayinya yang mungil.

Sejak itu, hari-hari Ibrahim dipenuhi dengan tawa Ismail. Di sela-sela kesibukan berdakwah, beliau selalu menyempatkan diri untuk menggendong sang bayi. Bunda Sarah juga sangat menyayangi Ismail. Beliau sering membantu Bunda Hajar mengasuh sang bayi.

"Lihat, Kanda," bisik Bunda Sarah sambil mendekap Ismail, "alangkah miripnya bayi lucu ini denganmu."

Nabi Ibrahim tersenyum mendengar perkataan itu. Bunda Sarah pun membalas senyumnya. Namun, sahabat fillah, Nabi Ibrahim adalah suami yang lembut. Beliau tahu bahwa walaupun sangat menyayangi Ismail, sebenarnya Bunda Sarah sangat ingin memiliki putra yanh lahir dari rahimnya sendiri. Putra saleh yang akan melanjutkan dakwah mereka.

Nabi Ibrahim menyadari betapa beratnya perasaan Bunda Sarah. Beliau sangat ingin meringankan beban itu. Karena itu dalam setiap kesempatan berdo'a, Nabi Ibrahim dan Bunda Sarah meminta agar Allah berkenan menurunkan seorang lagi penerus dakwah dari rahim Bunda Sarah.

Sahabat fillah, belum lagi do'a itu terkabul, Allah Yang Maha Penyayang menurunkan sebuah ujian yang sangat berat. Nabi Ibrahim dititah untuk membawa Bunda Hajar dan bayinya pergi ke suatu tempat yang sangat jauh. Sebuah tempat sunyi tak berpenghuni di tengah gurun yang tandus dan gersang.

Perpisahan ini terasa sangat berat di hati Bunda Hajar dan Bunda Sarah. Namun, kehendak Allah ada di atas segalanya. Sahabat fillah, apa yang terjadi pada Bunda Hajar dan Ismail di tempat baru itu?


๐Ÿ“Catatan tambahan๐Ÿ“

Akhirnya Allah Maha Penyayang mengabulkan doa Bunda Sarah. Pada usia yang sudah lanjut, Bunda Sarah mengandung. Kemudian, lahirlah Nabi Ishaq. Dari keturunan Nabi Ishaq inilah kelak lahir Nabi Yaqub, Yusuf, Ayub, Zulkifli, Syu'aib, Yunus, Musa, Harun, Ilyas, Ilyasa, Daud, Sulaiman, Yahya dan Isa. Sementara, dari Nabi Ismail, lahirlah Nabi Muhammad. Karena itu, Nabi Ibrahim disebut Abul Anbiya (Bapak Para Nabi)


Kita lanjutkan kisahnya besok ya.....
In syaa Allah
                         
๐Ÿ€Kisah ini diambil dari berbagai sumber๐Ÿ€


๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป
Biarkan peserta grup ini menikmati indahnya bersama Nabi, melalui Kisah2nya,  bersih tanpa chating antum.
๐ŸŒŽ๐ŸŒŽ๐ŸŒ๐ŸŒ๐ŸŒ๐ŸŒ๐ŸŒ๐ŸŒŽ๐ŸŒ๐ŸŒ๐ŸŒ๐ŸŒ